PUISI-PUISI GUST KN; YANG PALING SETIA DARI USIA

https://ccsearch.creativecommons.org/

YANG PALING SETIA DARI USIA

Perkara usia
ia rahasia paling jelata

coba mengitung di dalamnya
seberapa cinta yang memelukmu hangat:
walau kau sering mengacungkan rasa ragu
tak bosanlah ia menemanimu dalam waktu.

Perkara cinta yang paling setia
ia tak lain dari yang empunya ada

pada setiap tapak yang kita jejak
cintanya sekokoh wadas menghalau topan:
tentang yang paling setia dari usia
Tuhan selalu punya cerita yang tak terduga.

New Manila, Juni 2018

DI MATAMU

Kau gambarkan gemintang
benderangnya tiada tara
dan mengibarkan cahaya di cela-cela temaram:
pada sepuluh malam yang berlalu, inikah malam kita?

Kau lukiskan pelangi
membias tujuh warna
dan memantulkan sembilan kenangan lama:
akankah kau mengembalikan rusuk yang telah pergi?

Di matamu,
setelah gerimis raib, cahaya mendekat kemari:
Tuhan, pagi ini banyak rindu yang menelisik nubari.

UN Avenue-Manila, Juni 2018

MENJEMPUT MALAM

Langit dan gemintang saling bercumbu
sedang bersama waktu aku sujud merawat rindu,
sebab mengingatmu mirip takdir yang penuh atau.

Cie! Menjemput malam di hatiku
segala rindu susah berlalu.
Setiap datangnya senja selalu kujumpai perih paling hakiki
menyubur dalam nurani
dan memekarkan satu melodi paling puisi
hingga kenang jadi ingat lagi.

Menjemput malam, aku semisal membelah teluk dari satu sudut
dan mengharap perahumu berteduh dari arah laut;
tapi takdir, rupanya, mengubah segala dengung berakhir kalut.

New Manila, Mei 2018

DI HADAPAN SENJA
—Christian Bautista, “The Way You Look at Me”

Ada beberapa rahasia yang sering terlukis
salah satunya senyummu.
Ia melekat di puncak sukma, mengibas-ngibas ingatan lalu
dan memendarkan warna semisal bianglala.

Memandangnya, seutas rindu selalu mengikat dalam jiwa
berdiam di antara masa depan
dan mengendap di sisi yang sama,
sedang aku sampai lembur mengisi celah-celahnya dengan tekun.

Di hadapan senja, segala rahasia akan mengemas merah
melukis jingga di atas lautan;
sebuah cerita tersimpan di antara mimpi dan niat kita
untuk dibaca kembali ketika matahari merah jambu di pipimu.

New Manila, Mei 2018

 

Facebook Comments

About the author

mm
GUST KN

Gust Kn, lahir di Kerkuak-Manggarai, Flores. Menulis puisi yang dipublikasikan di beberapa media cetak dan online. Sekarang berdomisili dan sedang melanjutkan studinya di Manila-Filipina.

mm By GUST KN