PENGARUH BAHASA TERHADAP KOMUNIKASI

Stefano Ghezzi on Unsplash.com

Bahasa adalah kemampuan yang dimiliki manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya menggunakan tanda, misalnya kata dan gerakan .Bahasa merupakan faktor terpenting dalam komunikasi, karena bahasa itulah komunikasi bisa berjalan dengan lancar. Bahasa juga memiliki beberapa jenis yaitu: Bahasa Lisan, yaitu suatu komunikasi antara manusia untuk mengutarakan maksudnya melalui kata-kata yang terucap dari lisan atau dari mulut. Selanjudnya Bahasa Tulisan, yaitu suatu bentuk komunikasi yang terbentuk dari berbagai kosa kata yang disusun sehingga berbentuk suatu kalimat yang memiliki arti dan bisa dipahami yang kemudian ditugaskan kedalam bentuk lisan. Yang selanjutnya Bahasa Isyarat, yaitu suatu bentuk komunikasi yang menggunakan anggota tubuh seperti tangan dan gerak bibir. Bahasa isyarat ini biasa digunakan kaum tunarungu, mereka mengombinasikan antara gerak tangan, gerak bibir, dan ekspresi wajah agar lawan bicara bisa memahami yang mereka maksud. Dan yang terakhir adalah Bahasa Batin, yaitu suatu interaksi mental antara lansung menggunakan isi hati kita, bahasa batin tidak memerlukan sarana kata-kata seperti jenis bahasa yang lainnya. Istilah yang lebih mirip dengan komunikasi bahasa batin adalah Telepati.

            Seperti yang diketahui bahwa kita hidup di negara Indonesia yang bahasa resminya adalah Bahasa Indonesia. Yang mana terdiri dari berbagai pulau serta berbagai suku dan kebudayaan yang berbeda-beda pula. Yang mana setiap daerah atau tempat memiliki bahasanya masing-masing. Dan bahkan dalam satu provinsi saja bahasanya juga tidak sama. Seperti di sumatera barat saja di mana disetiap kabubaten atau kota memiliki bahasa yang berbeda, contohnya saja bahasa daerah “litak”, mengandung makna yang berbeda di setiap kabupaten atau kota. Misalnya saja di pariaman, payakumbuh mengandung makna “lapar”  sedangkan di kabupaten atau kota padang, dhamasraya, pesisir selatan mengandung makna “capek/lelah”. Dari sini saja bisa di simpulkan bahwa bahasa itu berbeda-beda setiap daerahnya. Tapi yang mempersatukan bahasanya adalah bahasa Indonesia.

            Bahasa isyarat unik dalam jenisnya internasional yang sukses diterapkan. Bahasa isyarat ini unik dalam jenisnya disetiap Negara.bahasa isyarat bisa saja di negara-negara yang berbahasa sama. Contohnya Amerika Serikat dan Inggris meskipun memiliki bahasa tertulis yang sama,memiliki bahasa isyarat yang sama sekali berbeda (American Sign Language dan British sign Language). Hal yang sebaliknya juga berlaku. Negara-negara yang memiliki bahasa tertulis yang berbeda (contohnya: Ingggris dengan Spayol), namun menggunakan bahasa isyarat yang sama. Untuk Indonesia, sistem yang sekarang umum digunakan adalah sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) yang sama dengan bahasa isyarat America (ASL – American Sign Language)Bukan hanya antara Negara saja yang berbeda bahasa lisan saja yang berbeda-beda setiap daerahnya tetapi bahasa isyarat juga tidak sama antara daerah satu dengan daerah yang lainya.

            Seseorang bisa berbahasa yang baik itu tergantung pola asuh atau ajaran dari orang tua dan juga ada faktor dari lingkungan, Tetapi kebayakan orang tua mengajarkan anaknya yang baru bisa berbicara malah mengunakan bahasa yang salah atau malah di cadelkan (seperti makan= mamam, minum=mimik dan lain sebagainya), padahal bagi perkembangan kognitif anak itu sungguh tidak baik, karena anak tidak tau bahasa yang baik dan benar dan ini juga bisa membuat anak sulit paham apabila anak sudah mulai bersoialisasi dengan lingkungan dan bersekolah. Artinya anak akan gagal paham apa yang di maksud oleh lingkungan sekitar. Dan itu bisa membuat anak mogok bicara. Contohnya: ada anak yang di ajarkan berbagai bahasa, seperti bahasa Indonesia, bahasa inggris dan bahasa mandarin, apabila anak ini berbicara pada ibunya menggunakan bahasa Indonesia, tetapi apabila anaknya berbicara pada ayahnya menggunakan bahasa inggris dan kepada kakek dan neneknya menggunakan bahasa mandarin. Itu akan membuat anak bingung dalam berbicara, dan ini akan berefek pada anak ketika anak masuk ke lingkungan sekolah, karena anak akan bingung berbahasa apabila ditanya oleh guru atau teman sebayanya, ini akan menyebabkan anak mogok bicara karena kebingungan bahasa.

            Jadi dalam mengunakan bahasa untuk berkomunikasi harus mengunakan bahasa yang baik dan benar, karena apabila salah menggunakan bahasa itu akan membuat komunikasi tidak lancar atau akan menimbulkan gagal paham. Dan bahasa juga memiliki beberapa jenis yaitu bahasa lisan, bahasa tulisan, bahasan isyarat dan bahasa batin. Maka berbahasalah sesuai dengan tempat. Serta buat para orang tua ajarkanlah anak sejak dini mengunakan bahasa yang baik dan benar karena itu sangat berguan dan berpengaruh dalam perkembangan kognitif anak.(*)

Facebook Comments

About the author

mm
FIKA FEBRIANA

FIKA FEBRIANA, mahasiswi jurusan Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat.

mm By FIKA FEBRIANA