Mukena Pemberian Ibu

Ilustrasi: Rahmat Hidayat / janang.id

Hari ini Salsa tidak mau salat lagi di masjid. Karena permintaannya yang tidak dituruti oleh ibunya. “Sayang, kamu kenapa kok gak salat ke masjid?” Tanya ibu kepada Salsa “Salsa gak mau lagi salat di masjid kalau tidak ibu belikan mukena baru!” ucap Salsa pada ibunya. Ibu begitu sangat menyayangi Salsa apalagi Salsa adalah anak satu-satunya mana mungkin ibu tega tidak membelikannya.

“Pokoknya Salsa tetep gak mau salat di masjid!” Begitulah ucap Salsa pada ibu. Sebenarnya Salsa adalah anak yang baik budi, tapi ia teringat bahwa ibu pernah menjanjikan untuk membelikan Salsa mukena baru. Ibu memang berniat ingin membelikan Salsa mukena baru, tapi tidak untuk sekarang. Mukena itu akan ibu belikan sebagai hadiah ulang tahun Salsa yang ke 8 tahun, tapi Salsa sudah terlebih dulu mendengarkannya.

“Sayang, kamu harus tetap salat di masjid, sayang” begitulah rayu ibu agar salsa tetap salat di masjid, tapi Salsa tetap berkeras hati. Ibu pun menasihatinya pelan-pelan agar Salsa tidak pamrih saat melakukan sesuatu, setiap hari ibu terus-menerus membujuk Salsa agar Salsa bisa melaksanakan sholat di masjid.

“Bu, kapan Salsa akan ibu belikan mukena baru yang ada gambar-gambarnya?” rengek Salsa pada ibu.

“Nanti ya sayang, sekarang ibu belum ada uang. Nanti pasti akan ibu belikan”

Salsa tetap saja tak menghiraukan ucapan ibunya.

“Sayang, nanti kalau kamu tidak salat kamu berdosa, nanti kamu bisa masuk neraka, nanti kamu disiksa di sana. Ayo sana salat. Kan kamu masih punya mukena yang lain, mukena itu kan juga masih bagus”. Ibu menasihati Salsa agar ketika besar nanti ia tak menjadi anak yang pamrih untuk melakukan suatu pekerjaan.

“Tapi Salsa mau mukena baru, mukena yang lama kan sudah jelek” cetus Salsa lagi.

“Saat beribadah kan tidak harus baru, yang penting pakaian atau mukenanya harus bersih dan menutupi aurat sayang”

“Oh. Begitu ya Bu” jawab salasa dengan nada rendah”

Sekarang Salsa semakin rajin salat di masjid setelah mendengarkan nasihat ibunya. Ia pun bareng-bareng bersama dengan teman-temannya. Sekarang Salsa juga sangat menyayangi mukenanya yang lama. Ia tak pernah lagi merengek untuk dibelikan mukena yang baru pada ibunya, setiap kali mukenanya kotor iya selalu terburu-buru untuk mencucinya agar ia tak terlambat untuk salat di masjid.

***

Hari ini adalah tepat  hari ulang tahun Salsa yang ke 8 tahun. Tapi Salsa tidak tahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya. Ibu pun memberi kejutan pada Salsa. Saat Salsa pulang salat dari masjid, Salsa melihat ada kue tar di atas meja dan dari arah kamar ibu dan ayah mengucapkan selamat ulang tahun pada Salsa. Salsa sangat bahagia.

“Sayang, ibu ada hadiah loh untuk Salsa” ucap ibu kepada Salsa.

“Hadiah apa, Bu? Tanya Salsa penasaran pada ibu, sedangkan ayah hanya tersenyum memandang anaknya.

“Ini hadiah untuk Salsa. Semoga salsa suka ya , Nak”

Saat membuka kado itu Salsa sangat bahagia sekali, ternyata isinya adalah mukena yang Salsa inginkan selama ini dan Salsa langsung memeluk ibu dan ayahnya sambil mengucapkan, “Ibu, Salsa sangat menyangi ibu dan ayah terimakasih untuk semuanya”.(*)

Facebook Comments

About the author

mm
FAJAR ANDIKA

Fajar Andika lahir di Tembung pada 1996. Tercatat sebagai Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara jurusan bahasa dan sastra Indonesia. Tulisan-tulisannya dapat dijumpai di media-media masa cetak maupun online berupa puisi maupun cerpen, ia juga tergabung dalam komunitas menulis FOKUS UMSU. Saat ini ia adalah seorang pengajar di SMP PUSAKA di kota tempatnya lahir. Dikesibukannya yang lumayan padat ia selalu menyempatkan waktu untuk tetap bisa menulis dan ia ingin terus belajar dan tetap menulis hingga akhir hayatnya.

mm By FAJAR ANDIKA