MENDENGAR LAGU CIGARETTES AFTER SEX SAMPAI MATI

Cigarettes After Sex

Berkali-kali saya menafikan diri saya dari band ini, berkali-kali pula saya tidak bisa sembunyi. Sejak pertama kali bertemu dengan mereka secara tidak sengaja di youtube sejak itu pula saya jatuh hati. Meski, pada dasarnya, mendengarkan seluruh lagu Cigarettes After Sex seperti mendengar ‘satu lagu’semata, saya tidak urung bosan. Banyak band lain yang saya kenal, tapi band ini beda sendiri. Meski berkali-kali mereka ganti personil, warnanya masih sama. Warna? Wgwg

            Ruh band ini terletak pada Greg Gonzalez, si pemilik suara teduh itu, ehem. Saya yakin, selama Gonzalez masih di band ini, CAS akan selalu begitu. Mendengarkan mereka, seperti memakan nasi. Tidak bisa bosan, sungguh. Saya akan mendengar lahu-lagu mereka sampai mati. Sampai saya mati!

            Besok, 25 Oktober 2019, mereka akan meluncurkan album kedua mereka. Beberapa single seperti; Cry dan Heavenly telah diluncurkan, dan mendapatkan respon positif dari publik. Tak sabar menunggu album penuh ini keluar, dan sudah saya prediksi, bakalan banyak akun di youtube menayangkan ulang lagu-lagu mereka, saya jamin!

 

Cigarettes After Sex, band bergenre ambient pop, shoegaze, dream pop, atau apapun engkau menyebutnya, wgwg:

Anggota saat ini:

  • Greg Gonzalez – vokal, gitar listrik, gitar akustik, bass
  • Randall Miller – bass
  • Jacob Tomsky – drum

Mantan anggota:

  • Phillip Tubbs – keyboard, gitar listrik
  • Greg Leah – drum
  • Steve Herrada – keyboard
  • Emily Davis – gitar akustik

Salam sayang, Tamu Alek.

Cigarettes after Sex

Facebook Comments

About the author

mm
MAULIDAN RAHMAN SIREGAR

MAULIDAN RAHMAN SIREGAR, lahir di Padang, 03 Februari 1991. Penyair bukan, cerpenis tidak, tapi pengen. Buku puisinya, Tuhan Tidak Tidur atas Doa Hamba-Nya yang Begadang (Erka Publishing; 2018), Menyembah Lampu Jalan (Purata Utama; 2019)

mm By MAULIDAN RAHMAN SIREGAR