Hari Terakhir Batigo Fest

JANANG.ID – 02/11/2019 Perhelatan terakhir Batigo Fest, saya masuk setelah memarkir motor di arah barat kafe. Buat yang belum tahu, Batigo Fest adalah festival yang diadakan di Batigo Cafe. Jika Tamu Alek sedang dekat dengan Mesjid Raya Sumbar, cari aja yang ribut-ribut di sana, acaranya di situ.

Hari ini hari terakhir festival ini digelar. Segala bentuk kreativitas anak muda dihidangkan. Seni lukis, video, film, pun juga bazar buku di dalam kafe. Pangggung kreatifitas di depan. Kemarin saya sempat lihat penampilan solo drum, semacam perkusi gitu.

Malam ini, saya dikejutkan dengan penampilan band. Awalnya saya menduga band ini adalah band yang mengagetkan saya nantinya, semacam band-band post-rock gitu. Eh ternyata bukan. Band yang belum saya ketahui namanya itu lumayan memukau saya di awal, hingga tengah.

Rafid Adli 208

Akan tetapi fokus saya pecah, wgwg. Di dekat panggung, dua orang sedang berkelahi, beberapa panitia melerai mereka, di samping saya, tiga orang manusia sedang selfie. Saya sadar tidak akan keren untuk mengambil gambar band yang sedang tampil, tapi saya nekat juga.

Teguh Eko Saputra, “Transit”

Saya teringat dengan salah satu band folk favorit Vice tahun ini, tenang, hanya sekadar teringat saja. Membanding-bandingkan beberapa band bukanlah perkara yang mudah.

Band yang bikin saya kaget masih tampil, dalam garapan mereka, lalu muncul beberapa garapan yang mengarah ke instrumen Minang. Yap, band yang sekilas saya dengar itu mengingatkan saya lagi bahwa, begitulah folk yang seharusnya. Ehe

R. Fernando A “Same”

Saya akhirnya ke tepi, lalu menulis ini dengan cara yang sangat tergesa. Pembawa acara memulai acara-acara lain. Ya, seperti biasa, masing-masing pengungjung, juga sibuk dengan dunia mereka. Sesekali melirik, lebih sering tidak.

Melani Agusti “Potret Dr. Gachet”

Kopi saya belum juga tiba, dan sebelum tulisan ini berakhir, sebagai pengingat semata, bahwa acara ini digagas dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Yap, moga muda selalu ya, always! Uhuy

Facebook Comments

About the author

mm
janang.ID
mm By janang.ID