CategoryCerita Pendek

Penjual Dosa

Andrej Lišakov on Unsplash.com Jika kalian singgah atau mampir di pusat kota Medan, tajamkan mata kalian. Kalian akan menemukan sosok wanita tua yang berjalan di sepanjang jalan. Dia berjalan tanpa alas kaki. Baju warna cokelat yang dikenakannya telah usang dan terkoyak di sana sini. Sedangkan celana panjang yang dikenakannya kotor. Dia tidak sekadar berjalan mengikuti kelokan jalan, tapi...

TRAUMA

janang.id

Suatu hari, aku meneguk sesuatu seperti urin naga. Rasanya pahit dan aku membuangnya. Aku menyadari itu adalah cinta. Sangat mengerikan.(*)

Kesunyian Ini Abadi

unsplash.com Entah sejak kapan tubuhku tergeletak di sini. Dalam gelap, segalanya tak teraba. Tak ada pendaran cahaya kecuali secercah garis menembus sela bawah pintu. Garis itu sesekali muncul jadi penanda waktu—apakah siang, malam atau lonceng antrean maut. Seiring derit merajah, derap sepatu lars menapaki lantai, seseorang akan bertanya untuk kesekian kalinya dari balik pintu: “Apa kau mau...

Aku Ingin Membunuh Satu dari Tiga Tokohnya

Aku masih termangu di depan laptop, memikirkan cara yang tepat untuk membunuh salah satu di antara tiga tokoh yang ditulisnya : Aku, Dia, atau Kamu. Aku harus membunuh tokoh-tokoh itu untuk mengurangi rasa bersalahnya.             Aku duduk di bawah jendela besar kamarnya. Setiap sore Aku mencari kesibukan dengan pergi ke taman, bermain gitar, atau membereskan kamar diiringi lagu-lagu kenangan...

Lebah-lebah Lind

UNSPLASH.COM Di ruangan itu hanya ada Tom dan Lind. Angin sepoi-sepoi mengantarkan harum bunga pekarangan masuk melalui jendela. Harum bunga yang seakan mampu mengundang lebah-lebah ikut serta dalam percakapan mereka.     “Aku baru saja membayarkan uang muka rumah itu.” “Jadi kau akan tinggal di sana?” “Bagaimana menurutmu?” “Kau tak akan betah” “Kalau begitu kau tinggal bersamaku” “Kita tidak...

MENGUSIR SYEKH DARI KAMPUNG

unsplash.com         Wajah bersih, tatapan benderang. Jubah putih, kopiah berwarna sama. Begitulah penampilan Muhammad Al Ghifari setiap hari. Ia terlihat soleh, dan tampak sangat alim dengan jenggot tipis memenuhi dagu petaknya. Semakin lengkap penampilannya karena ucapannya selalu teduh,  fasih mengutif Quran dan Hadits.  Setiap kali berbicara selalu memulai dengan kata “subahannalloh”, atau...

Laki-laki yang Menolak Dijebloskan ke Neraka

“Cepat masuk!” “Tidak.” “Sekali lagi kuperintahkan, cepat masuk!” “Tidak. Sampai kapan pun aku tidak akan mengikuti perintahmu.” Begitulah. Perdebatan itu tak kunjung menemukan pangkal ujungnya. Si malaikat penjaga pintu neraka terus mendesak lelaki itu untuk segera masuk ke neraka. Sedangkan lelaki bernama Marsus itu tetap teguh dengan pendiriannya, bahwa dirinya tidak layak jadi penghuni neraka...

Sepotong Paha Ayam yang Hangus

UNSPLASH.COM Seharusnya malam ini, aku dapat meredam suara riuh perutku. Perutku yang sudah sejak tadi pagi merintih ingin segera didengar suaranya terpaksa harus bersabar. Lantaran tahu jika majikannya tidak sanggup memenuhi haknya dengan sengaja. Perutku meluap-luap, meletup-letup, berjingkrak-jingkrk, dan pelbagai usaha lain yang ia lakukan untuk menarik perhatianku—sebagai majikannya. Yang...

Tidur Terbaik

Malam ini aku harus menginap di rumah sakit demi menunggui mertuaku yang kini sedang menjalani opname. Sebenarnya sudah kali kedua ini aku menjaga beliau, tapi tak tahu kenapa rasa-rasanya aku malas berangkat. Rasanya kepalaku penuh dengan urusan pekerjaan yang sedang di ujung tanduk. Tapi, mengingat aku sudah menganggap mertua seperti orang tua kandung sendiri, apa pun kondisiku, aku harus...

Ketika Kau Mendengar

Kau mungkin tetap bisa berpikir ketika membaca, sementara ruangan di mana kau duduk berisi suara-suara yang melebihi kapasitas telingamu mampu mendengar dengan jelas. Tetapi hal yang sama sangat sulit untuk bisa kau lakukan ketika menulis, meskipun seandainya sepasang telingamu telah tersumpal dengan alat peredam suara dari luar, sehingga kau hanya mendengarkan satu suara yang berasal dari lagu...