Menu

Mode Gelap
Api Prometheus I Cerpen – Aldi Rijansah Puisi Ngadi Nugroho Asmara yang Tidak Diakali Waktu Puisi Maulidan Rahman Siregar Puisi Ilham Wahyudi

Budaya · 14 Jun 2025 00:00 WIB ·

Pelaksanaan FLS3N di SMAN 1 BATANG ANAI


 Dokumentasi: Arif P. Putra Perbesar

Dokumentasi: Arif P. Putra

Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2025 tingkat SMA/MA/SMK Kabupaten Padang Pariaman berlangsung di SMAN 1 Batang Anai, 11 Juni 2025 dan diikuti beberapa SMA/SMK di Kabupaten Padang Pariaman. Acara berlangsung hikmat dan tertib, suasana sedang cerah dan membuat seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Pembukaan oleh Yul Ardi, S.Pd, M.Pd selaku Kacabdin Wilayah II Padang Pariaman (Dokumentasi: Agusni Pramita, S.Pd., Gr)

Pembukaan oleh Yul Ardi, S.Pd, M.Pd selaku Kacabdin Wilayah II Padang Pariaman (Dokumentasi: Agusni Pramita, S.Pd., Gr)

Acara ini diselenggarakan kerjasama Cabdin Wilayah II beserta kolaborasi MKKS dengan Kombel Seni Budaya Ibu Enni Widya, M.Pd. sebagai Ketua Teknis dan dari Kombel Bahasa Indonesia Ketua Kombel  Agusni Pramita, S.Pd., Gr. bertindak sebagai Wakil ketua teknis. Ketua pelaksana Bapak Arizon, M.Pd dan Wakil Ketua pelaksana Bapak Drs. Edi Tyawarman, M.M. Bendahara Ibu Yunita, M.Pd. Sekretaris Bapak Aghfirli Syofyan, M.Pd.

Persiapan Panitia sebelum Kegiatan FLS3N (Dokumentasi: Agusni Pramita S.Pd. Gr)

Persiapan Panitia sebelum Kegiatan FLS3N (Dokumentasi: Agusni Pramita S.Pd. Gr)

Ketua pelaksana Bapak Arizon, M.Pd. dan seluruh Kepala Sekolah berterima kasih kepada ibu Zubaidah dan keluarga besar di SMAN 1 Batang Anai yang sudah menyiapkan tempat dan memfasilitasi semua kegiatan sehingga berjalan dengan baik.

 

Pembukaan FLS3N secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah 2 Pariaman Provinsi Sumatera Barat Bapak Yul Ardi, S.Pd., M.Pd, beliau mengharapkan acara ini bisa meningkatkan kreativitas seni dan sastra siswa/i dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan membawa nama Kabupaten Padang Pariaman dengan prestasi ke tingkat Nasional.

Dokumentasi: Agusni Pramita, S.Pd Gr

Dokumentasi: Agusni Pramita, S.Pd Gr

Pada gelaran tahun ini, diselenggarakan lima belas ajang lomba seperti Baca Puisi, Cipta Puisi, Cipta Lagu, Cipta Cerpen, Desain Poster, Komik Digital , Fotografi, Film Pendek, Solo Song, Kriya, Tari Kreasi, Gitar Solo, Jurnalistik, Monolog, dan Kreatifitas Musik Tradisional.

Keseluruhan rangkaian kegiatan berlangsung di beberapa tempat di  SMAN 1 Batang Anai, seperti di aula, lapangan sekolah (untuk tari dan Kreatifitas Musik Tradisional) dan di beberapa kelas untuk cabang lomba menulis (jurnalistik, monolog, cipta cerpen, cipta puisi dan baca puisi).

(Sumber Foto: https://sma1batanganai.sch.id/)

(Sumber Foto: https://sma1batanganai.sch.id/)

Kegiatan FLS3N ini juga merupakan ajang pertemuan para penulis atau sastrawan asal Sumatera Barat, karena menjadi juri pada ajang tersebut. Fauzul El Nurca dan Zamzami Ismail menjadi juri baca puisi. Maulidan Rahman Siregar dan Arif P. Putra menjadi juri cipta puisi. Hasbunallah Haris dan Karta Kusumah menjadi juri cipta cerpen. Sedangkan, Alizar Tanjung dan Aris Prima Gunawan juga terlibat menjadi juri jurnalistik.

Ajang ini juga mempertemukan para pelaku budaya, pasalnya budayawan besar seperti Ivan Harley dan  beberapa pegiat seni lain juga menyumbangkan waktunya menjadi juri FLS3N ini. Ivan Harley menjadi juri untuk ajang “monolog”, beberapa pertunjukan besarnya bersama Komunitas Seni Nan Tumpah memang membuat Ivan menjadi pantas didapuk sebagai dewan juri. Pengabdian Ivan pada seni terutama teater baik di Sumatera Barat maupun di kancah Nasional sudah bertungkus lumus dan tak terbantahkan lagi.

Dokumentasi: Arif P. Putra

Dokumentasi: Arif P. Putra

Ajang FLS3N ini menjadi ajang penting bagi tumbuh kembangnya seni dan sastra bagi peserta didik, hal-hal yang mereka dapatkan sepintas di sekolah diuji kembali sehingga semakin terasah ke depannya. Kami ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti ajang FLS3N ini dengan bahagia. Ketahuilah, kalian semua sudah menang! Setidaknya sudah menang dari yang tidak ikutan.

Terlampir dalam juknis (petunjuk teknis), tahun ini ajang baca puisi, peserta wajib membacakan puisi “Kepada Kawan” karya Chairil Anwar dan membacakan salah satu puisi pilihan, “Mari, Mari Kita Belajar Lagi” karya Suminto A Sayuti, “Dalam Doaku” karya Sapardi Djoko Damono, “Jendela Ibu” karya Joko Pinurbo, “Manusia Pertama di Angkasa Luar” karya Subagio Sastrowardoyo, “Membaca Tanda-Tanda” karya Taufiq Ismail, “Dialog Bukit Kemboja” karya Zawawi Imron, “Tanah Air Mata” karya Sutardji Calzoum Bachri, “Melodia” karya Umbu Landu Paranggi, “Gugur” karya Ws Rendra, dan “Fajar pun Telah Menyingsing” karya Djawastin Hasugian.

Logo FLS3N

Logo FLS3N

Pelaksanaan ajang lomba baca puisi dimulai sejak pagi hari, dan dilanjutkan setelah salat Zuhur. Fauzul El Nurca selaku juri juga memberikan pengarahan kepada masing-masing peserta tentang bagaimana membaca puisi yang baik.

Pada ajang cipta puisi, Maulidan menyebut, bahwa masing-masing peserta berhasil memberikan puisi-puisi yang sesuai tema pelaksanaan. Tema puisi tahun ini “Ekspresi Seni Inspirasi Negeri” dan pelaksanaannya berlangsung dari pagi hingga menjelang ishoma. Maulidan dan Arif selaku dewan juri dengan sengaja menunda waktu makan demi menentukam pemenang cipta puisi. Panitia meminta dewan juri untuk memilih 6 orang pemenang, tiga pemenang utama dan tiga pemenang harapan.

Dokumentasi: Arif P. Putra

Dokumentasi: Arif P. Putra

Hal yang membahagiakan, peserta pada ajang cipta puisi sudah memberikan kejutan berarti bagi dewan juri, karena terbilang banyak juga puisi-puisi yang tercipta sudah memiliki karakteristik masing-masing. Pengamatan dewan juri, beberapa puisi bahkan bisa saja dimuat di beberapa media, mungkin perlu pula nanti disediakan waktu untuk memberikan arahan kepada peserta agar mau mencoba mengirimkan naskah mereka ke beberapa media, karena memang layak baca.

(Sumber Foto: https://sma1batanganai.sch.id/)

(Sumber Foto: https://sma1batanganai.sch.id/)

Hal yang menyulitkan ketika menentukan pemenang. Dewan juri setelah menghitung nilai bagi puisi peserta, ternyata diperoleh fakta bahwa ada beberapa peserta yang memiliki nilai yang sama. Akibatnya, juri membaca kembali karya peserta dan kemudian selesai menentukan pemenang. Ajang cipta puisi lumayan awal selesainya, bila dibandingkan ajang-ajang lain. Keseluruhan peserta (20 peserta) mengaku sudah selesai menulis setelah berjibaku menulis sebuah puisi dalam waktu kurang lebih 2 jam, dari total 5 jam waktu yang disediakan. Pada ajang cipta puisi ini, hanya satu peserta didik laki-laki yang menjadi peserta,selebihnya perempuan.

Peserta solo song terdiri dari 34 orang, solo putri berjumlah 22 orang dan solo putra berjumlah 12 orang. Lagu Pilihan yang dimainkan, “Manusia Kuat” karya Tulus, “Dari Mata Sang Garuda” karya Pee Wee Gaskins untuk putra, dan “Jalan Pulang” karya Yura Yunita dan “Mencintaimu” karya Mahalini.

Untuk ajang cipta cerpen, seperti yang dilaporkan salah satu dewan juri, Karta Kusumah, diikuti oleh sekitar 20-an peserta dari berbagai sekolah di lingkungan Padang Pariaman.

Dokumentasi: Karta Kusumah

Dokumentasi: Karta Kusumah

Pelaksanaan FLS3N di SMAN 1 Batang Anai berlangsung dengan baik, pegumuman pemenang dilangsungkan setelah salat Ashar. Semoga tahun depan pelaksanannya semakin semarak dan semoga dengan kegiatan ini timbul kesadaran dalam diri peserta didik untuk lebih dekat pada seni dan sastra.

Panjang umur, kebudayaan! (*)

Artikel ini telah dibaca 108 kali

Baca Lainnya

Q&A: SitebaBerpuisi

23 October 2025 - 03:01 WIB

(Istimewa) Arsip SitebaBerpuisi

MGMP PAI SMK Padang Pariaman Gelar Pertemuan Perdana setelah Tengah Semester

8 October 2025 - 17:56 WIB

Dokumentasi: Agusrizal S.Ag, MA

Memantek Minangkabau (*)

5 October 2025 - 17:56 WIB

Basuki Abdullah, Coastel Scene in Sumatra via WikiArt.org

Datang dan Pulang Sendirian

31 August 2025 - 03:55 WIB

(Sedih…) Hari Terakhir Pekan Nan Tumpah 2025

30 August 2025 - 15:33 WIB

Rangkaian Acara di Pekan Nan Tumpah Hari Ketiga

26 August 2025 - 18:24 WIB

Trending di Budaya