Menu

Mode Gelap
Api Prometheus I Cerpen – Aldi Rijansah Naik Becak Denganmu – SAJAK-SAJAK NGADI NUGROHO Asmara yang Tidak Diakali Waktu Tutorial Mengubah Nasib – SAJAK-SAJAK MAULIDAN RAHMAN SIREGAR Bila Ia Tertidur – Sajak-sajak Ilham Wahyudi

Puisi · 17 Jun 2024 04:31 WIB ·

Menerjemahkan Sabtu Pagi – Puisi-puisi F.A Lillah


 Menerjemahkan Sabtu Pagi – Puisi-puisi F.A Lillah Perbesar

Menerjemahkan Sabtu Pagi
Kepada Philipus Joko Pinurbo

Tuhan meramu kematian
Gak perlu ngerasa spesial
Yang sia-sia adalah yang tertunda

Mending larungkan lara
Gaungkan pelipur asa
Mengulik lebih dalam makna

Arti dalam kehidupan:
Mendoakan Tuhan
Biar betah dalam aku[1]

Yogyakarta 2024

 

Secangkir Kopi
Kepada Philipus Joko Pinurbo

“Yang tidak menemukan rileks
Adalah dirimu yang lupa
Meminum kopi,” tegasmu sebelum pulang.

Pelan-pelan aku membasuh diri
Mengeja seleramu
Bermimpi ada padanan rasa

Kesalehan berkata-kata
Atau sopan santun berdoa
Yang dikenang semesta

“Apakah hari ini sudah minum kopi?”
Pungkasmu mengingatkan.

Yogyakarta 2024

Epilog Air Dan Puisi
Kepada Philipus Joko Pinurbo

Bunyi air
Adalah anak kehidupan
Yang tak semua mendengar
Rasa yang amat nikmat

Bunyi akhir puisimu
Adalah janji
Yang sportif dalam laku hidup

Searah pulang
Meskipun banyak simpang

Yogyakarta 2024

Jok Pin Di Mata Nelayan

Tuhan tersayang
Nama yang kau panggil
Adalah lautan lepas
Yang gulungan ombaknya
Selalu kami tunggu

Tuhan tersayang
Nama yang kau panggil
Adalah mercusuar
Yang sinarnya
Adalah kiblat
Bagi kami

Tuhan tersayang
Nama yang kau panggil
Adalah ikan-ikan
Yang dicintakan nelayan
Untuk keluarganya

Tuhan tersayang
Mengapa harus kau panggil
Bila nama itu
Adalah jalan pulang
Menuju rumah
Bagi keluarga kami

Yogyakarta 2024

Dari Puisi Untuk Jok Pin

Aku adalah senyawa yang kau zikirkan dalam perjalanan
Hidup semati tak pernah tertinggal

 

Aku bersaksi tiada lain selain kau Jok Pin
Yang betah dari bebalnya hidupku

Aku mau keluar dari awas mata keibuan
Namun apalah daya kau memang ibu

Hanya kau yang tauladan
Dari kesalehan berkata

“Jangan sampai melupakanku,
Titip salam kepada yang memanggilmu
Aku juga pengen dimiliki.”

Yogyakarta 2024

[1] Penggalan puisi Jok Pin yang berjudul Doa Cinta

F. A Lillah merupakan mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Gemar membaca, menulis dan bersidkusi. Dapat disapa melalui @ f._a_lillah.

Artikel ini telah dibaca 152 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puisi Maria Dominika Tyas Kinasih

1 July 2024 - 01:26 WIB

JANGAN KUNCI PINTU DARI DALAM – Puisi-puisi ALIZAR TANJUNG

23 June 2024 - 19:33 WIB

Banyak Tikus I Sajak-sajak Rani Amalia Busyra

10 March 2024 - 12:56 WIB

LELAKI DI PADANG PASIR – Sajak-sajak Ahmad Rizki

16 February 2024 - 01:14 WIB

Echo Flow melanjutkan Eksistensinya dengan Track berjudul ‘Di Balik Tirai’ OST Film “SIA?”

9 January 2024 - 01:23 WIB

Impian Kecil di Jendela – SAJAK-SAJAK SAFARI MAULIDI

9 January 2024 - 01:13 WIB

Trending di Puisi