Menu

Mode Gelap
Api Prometheus I Cerpen – Aldi Rijansah Puisi Ngadi Nugroho Asmara yang Tidak Diakali Waktu Puisi Maulidan Rahman Siregar Puisi Ilham Wahyudi

Puisi · 5 Mar 2023 07:07 WIB ·

Puisi Imam Budiman


 Puisi Imam Budiman Perbesar

Menjadi Sufi dalam Tanda Kutip

sejak menyelami laku lampah penganut tarekat stoik,
lelaki murung itu kini setidaknya menjadi lebih baik.
sejak mengerti dikotomi kendali, ia mulai cara seksama
memeta dan menata pikiran, ucapan, serta tindakannya.

betapa kebahagiaan bisa datang dari hal-hal sederhana,
hal-hal yang terkesan kecil—kerap terlewat. ia belajar
mensyukuri keluar-masuk napas, lanskap langit biru,
manis buah dan sayuran atau jalan cinta yang rumit.

selain itu, ia mulai berjarak pada ragam sumber distraksi.
hidup sepenuh kesadaran, tidak dalam simulasi. semacam
melepas atribut popularitas, ia tanggalkan apa yang mesti
ditinggalkan. kepalanya serupa sarang semut berisikan
jeroan sapi; informasi jangka pendek yang lekas pergi.

ia banyak berbicara kepada diri sendiri,
tak jarang berdebat, saling bantah, berkelahi. upaya sampai
ke tuhan dengan kaidah para mursyid yunani
dan ia cukup merasa lebih baik hari ini.

Ciputat, 2022

 

Pelajaran Bersembunyi

 

aku terdiam, menghapus libur
kalender di hari-hari rumpang

: nyala api serta buku-buku
yang tak dapat kutata sendiri.

aku bersembunyi, pada hari ini
dari tahun-tahun yang murung

tanpa bersua, matahari
menyentuh kecemasan
daun-daun di terasku.

Ciputat, 2022

 

 

Artikel ini telah dibaca 306 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puisi Galih Santoso

8 February 2026 - 23:22 WIB

WikiArt.org

Puisi Fahrullah

11 January 2026 - 03:01 WIB

Puisi Hafifah Harahap

4 January 2026 - 20:53 WIB

wikiart.org

Puisi Yusuf Idin Adhar

30 November 2025 - 08:07 WIB

Rene Portocerrero, Dancers via wikiArt.org

Puisi M.K. Gotansyah

25 November 2025 - 00:27 WIB

Helena Almeida, Voar, via WikiArt.org

Puisi Cyprianus Bitin Berek

9 November 2025 - 04:01 WIB

Dymntro Kasvan, Am I Susanna, via WikiArt.org
Trending di Puisi